My Blog

Terpopuler: Rambut Pendek jadi primadona wanita Saudi

Rambut pendek

Arab Saudi tidak lagi mewajibkan wanita berhijab. Ini diprakarsai oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman, yang menjadi penguasa de facto.

Keputusan tersebut merupakan salah satu reformasi sosial yang diusung oleh MBS. Perempuan Arab Saudi menanggapi kebijakan baru tersebut dengan memotong pendek rambut mereka.

Kini mereka bisa memamerkan gaya rambut tersebut di jalanan Riyadh. Salah satu warga Riyadh yang memotong rambutnya dan tidak lagi berhijab adalah Safi. Dia berprofesi sebagai dokter dan baru-baru ini mendapat pekerjaan di sebuah rumah sakit di Riyadh.

Kru Iklan

Safi memutuskan untuk memberi dirinya tampilan baru. Dia dulu membiarkan rambutnya tumbuh panjang, tapi sekarang sangat pendek.

Bagi Safi, yang melindungi identitasnya dengan nama samaran, potongan rambut pendek juga merupakan perlindungan dari perhatian pria yang tidak diinginkan. Dia mengatakan penampilan membuatnya lebih fokus pada pasiennya.

“Orang lebih suka melihat feminitas dalam penampilan wanita. Gaya ini seperti tameng yang melindungi saya dan memberi saya kekuatan,” kata Safi kepada AFP, Sabtu (25/6/2022).

Di salah satu salon di pusat kota Riyadh, permintaan potongan rambut pendek meningkat drastis. Dari 30 wanita, setidaknya tujuh atau delapan orang memilih potongan rambut pendek.

Penghapusan kewajiban berhijab hanyalah salah satu dari banyak perubahan yang menata kembali kehidupan sehari-hari wanita Saudi di bawah MBS, pewaris Kerajaan Arab Saudi dari ayahnya, Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud, sekitar lima tahun lalu.

Wanita Saudi tidak lagi dilarang menghadiri konser dan acara olahraga, dan pada 2018 mereka diberikan hak untuk mengemudi. Kerajaan juga telah melonggarkan aturan perwalian, yang berarti perempuan sekarang bisa mendapatkan paspor dan bepergian ke luar negeri tanpa izin dari kerabat laki-laki.

Semoga bermanfaat artikel berikut ini ! Baca juga artikel lainnya mengenai : Bulu Tangkis

Exit mobile version